Virus Corona Siapa Takut….ha..ha…ha…

Virus Corona

~Virus Corona Siapa Takut~

Jangan jadikan Pribadi sebuah nominal. tetapi Jadilah pribadi yg ternilai

Beberapa Pandangan

1.Pandangan Islam

Sobat. Saya Insya Allah tidak takut dg Corona, yg saya khawatirkan kalian terpapar disebabkan saya karena keegoisan saya yg terlalu berani utk bersua dengan kalian.

“Saya tak takut Corona, hanya takut Allah”. Kalimat ini kelihatannya benar dan menggambarkan keimanan mereka yang tinggi, tapi sebenarnya “sarat akan paham Jabariyyah” dalam kajian Aqidah. Lalu bagaimana dengan keimanan Baginda Nabi yang mengatakan “Larilah engkau dari lepra sebagaimana larinya engkau dari singa” (HR. Bukhari). Apakah mereka lebih tinggi keimanannya dari keimanan Baginda Nabi?.

“Tak mungkin Allah turunkan wabah kepada orang-orang shalih”. Kalimat ini tampak seperti benar, tapi ada kerancuan. Kalau diyakini bahwa wabah hanya akan mengenai orang kafir/ahli maksiat, lalu bagaimana dengan Sahabat mulia Muadz bin Jabal yang wafat karena wabah penyakit saat itu?. Apakah keimanan beliau lebih rendah dari keimanan mereka yang mengatakan kalimat di atas?

“Tapi mesjid ini adalah rumah Allah, tak mungkin Allah turunkan wabah di rumah-Nya, maka fatwa para ulama itu keliru”. Ini pun tampak manis didengar, tapi bagaimana dengan sabda Baginda: “Janganlah kalian mencampurkan antara yang sakit dengan yang sehat.” (HR. al-Bukhari). Hadits ini bersifat umum, di semua tempat.

“Tapi tampaknya di wilayah kita aman-aman saja”, semoga kalimat ini benar sesuai fakta. Tapi ahli virus mengatakan bahwa Corona adalah wabah dengan sifatnya yang mudah tersebar dengan inkubasi yg cukup panjang, sehingga orang yang terpapar baru akan ketahuan setelah 14 hari-an.

Fenomena kalimat- kalimat di atas merupakan bentuk bagaimana otoritas keilmuan tak lagi dihargai, baik ilmu agama maupun sains, dan ironisnya hal itu dilakukan dengan “bungkusan agama”. Padahal Allah berfirman: “Tanyakanlah kepada ahli ilmu apabila engkau tak mengetahui.

Tak mungkin para ulama berfatwa tanpa pemahaman agama yang kuat. Mesir, Saudi Arabia, Kuwait, diantara negara-negara yang lebih dahulu mengeluarkan fatwa berkaitan dengan ibadah jumat selama wabah corona berlangsung. Mereka berfatwa dengan ilmu, ratusan hadits mereka hafal. Tak perlu ditanya mengenai hafalan Quran mereka, jangankan ulama, disana orang “biasa” hafal Quran bukan hal “luar biasa”. Para ulama sangat paham bagaimana “himayatun nafs” yang merupakan salah satu “maqashid” syariah. Malu kita kalo bandingkan ilmu kita dengan mereka. Jangankan 30 juz, juz 30 saja mungkin kita tak hafal. Jangankan hafal ratusan hadits, hadit “innamal a’malu binniyyat … ” saja mungkin kita tak hafal. Begitu juga dengan para ulama di MUI yang tak diragukan keilmuannya

Atau masih ada yang mengatakan “kita tidak mengikuti ulama, tapi kita mengikuti Quran dan Sunnah”. Kalimat ini pun sangat manis, tapi apakah para ulama itu tidak mengikuti Quran dan Sunnah?. Siapa yang lebih paham dengan Quran dan Sunnah? kita ataukah para ulama itu yang jelas sanad keilmuannya? ..

Para ulama berfatwa berlandaskan pada pengetahuan mendalam mereka terhadap agama setelah mendengarkan ahli virus corona. Maka merendahkan fatwa mereka dapat dimaknai penegasian terhadap otoritas keilmuan agama dan sains sekaligus.

Perlu diingat, Baginda Nabi pernah bertutur:
إذا وسد الأمر الی غیر اهله فانتظر الساعة
Jika suatu perkara diserahkan kepada bukan ahlinya, nantikanlah kebinasaan yang akan datang.

عصمنا الله و إیاکم بطاعته ..

Refleksi Fatwa Corona
Oleh: Shohib Khoiri
(Dosen Agama & Etika Islam ITB)

2.Pandangan Medis

Arahan dari Pandangan Kesehatan Yaitu :

  1. Berikan arahan kepada siswa dan wali murid untuk memastikan anak-anak/siswa kita tidak keluar rumah ataupun berpergian ke luar kota

2.. Guru agar memberikan penjelasan yg baik dan meminta perhatian dan pengertian wali murid utk dapat mengawasi pembelajaran anak-anak/siswa kita 14 hari kedepan dirumah masing-masing

  1. Beri arahan kepada anak-anak Biasakan mencuci tangan dengan sabun

4.Sediah Air Alkohol jika habis Berjabat Tangan dari orang lain

Semoga Bermanfaat
Salam

Usman Alamsyah

PANTUN BAHASA LEMBAK LINGGAU ( Bahasa Cul )

Pantun Bahasa Lembak Linggau ( Bahasa Cul)

Oleh : Usman Alamsyah
Lubuk Alai

Sebelum Kita Membahas ,Melihat Pantun Bahasa Lembak Linggau ( Pantun Bahasa Cul).
Kita Lihat Beberapa Definisi Pantun berikut ini :

Pengertian pantun – Apa itu pantun Kita tentu tidak asing dengan pantun. Arti pantun adalah salah satu jenis karya puisi lama dengan 4 baris dan sajak a-b-a-b di akhir larik. Ada banyak pengertian pantun menurut para ahli, meski definisi pantun secara umum sebenarnya kurang lebih sama.

Pantun termasuk dalam bentuk puisi lama. Ada banyak macam-macam pantun seperti pantun nasehat, pantun agama, pantun pendidikan, pantun jenaka, pantun teka-teki dan lain-lain. Apapun jenis-jenis pantun, tetap harus sesuai dengan struktur dan kaidah pantun itu sendiri.

Lantas apa yang dimaksud pantun itu sebenarnya? Kali ini akan dijelaskan pengertian pantun dan artinya secara umum serta menurut pendapat para ahli.

pengertian pantun

Pengertian Pantun
Berikut adalah beberapa pengertian pantun secara umum, baik arti pantun sesuai KBBI dan Wikipedia ataupun pengertian pantun menurut para ahli sastra dan bahasa.

Arti Pantun Menurut KBBI
Pengertian pantun menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi.

Definisi Pantun Menurut Wikipedia
Menurut Wikipedia Indonesia, definisi pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pantun berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti “petuntun”. Dalam bahasa Jawa, pantun dikenal sebagai parikan, dalam bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan sedangkan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa.

Pengertian Pantun Menurut Para Ahli
Di bawah ini adalah definisi dan pengertian pantun menurut para ahli sastra dan ahli bahasa beserta penjelasan lengkapnya.

Menurut R.O. Winsted

Pengertian pantun menurut R.O. Winstead adalah sebuah pantun tidaklah sebatas gubahan suatu kalimat yang mempunyai rima serta irama, namunialah sebuah rangkaian kata yang indah untuk melukiskan suatu kehangatan cinta, kasih sayang, serta rindu dendam penuturnya.

Menurut Sunarti

Arti pantun menurut Sumarti adalah salah satu bentuk puisi lama, memiliki keindahan tersendiri dari segi bahasa, yang salah satu keindahan bahasa dalam pantun ditandai oleh rima a-b-a-b.

Menurut Dr. R. Brandstetter

Menurut Dr. R. Brandstetter, arti pantun berasal dari akar kata tun, yang terdapat dalam berbagai bahasa di Nusantara. Misalnya dalam bahasa Pampanga, tuntun bermakna teratur, dalam bahasa Tagalog, tonton bermakna bercakap sesuai dengan aturan tertentu sedangkan dalam bahasa Jawa Kuno, atuntun berarti teratur.

Dalam bahasa Toba, pantun berarti kesopanan atau kehormatan, dalam bahasa Melayu, pantun yang artinya quatrain, yaitu sajak berbaris empat, dengan rima a-b-a-b. Sedangkan dalam bahasa Sunda, pantun berarti cerita panjang yang bersanjak dan diiringi musik.

Menurut Surana

Definisi pantun menurut Surana adalah sebuah bentuk puisi lama yang terdiri atas empat larik, yang berima silang (a-b-a-b). Larik pertama dan kedua disebut dengan sampiran atau bagian objektif. Biasanya berupa sebuah lukisan alam atau hal apa saja yang bisa diambil sebagai suatu kiasan. Larik ketiga dan keempat dinamakan isi atau bagian dari subjektif.

Menurut Herman J. Waluyo
Menurut pendapat Herman J. Waluyo, pengertian pantun secara umum adalah bentuk puisi melayu asli yang sudah mengakar lama di budaya masyarakat.

Menurut Kaswan dan Rita

Pantun merupakan jenis puisi melayu lama yang satu baitnya terdiri atas empat larik dan bersajak a-b-a-b, larik pertama dan kedua berupa sampiran, sedangkan larik ketiga dan keempat berupa isi.

Sampiran tidak berisi maksud karena hanya diambil rima persajaknya. Jadi saat akan membuat pantun, sebaiknya membuat dulu isinya kemudian menyusul sampirannya yang disesuaikan.

Menurut Edi dan Farika

Pantun menurut Edi dan Farika diartikan sebagai bentuk puisi lama yang dikenal luas dalam berbagai bahasa di Nusantara, dalam bahasa Jawa, pantun dikenal sebagai parikan, sedangkan dalam bahasa Sunda, pantun dikenal sebagai paparikan.

Menurut Hidayat

Definisi pantun menurut Hidayat merupakan salah satu jenis puisi Melayu lama yang secara luas dikenal di negara Indonesia dari dulu sampai sekarang.

Menurut Alisyahbana

Pantun merupakan puisi lama yang sangat dikenal oleh orang dulu atau sangat dikenal pada masyarakat lama. Pantun memiliki ciri-ciri seperti tiap bait terdiri dari empat baris dan setiap baris terdiri atas 4-6 kata atau 8-12 suku kata. Baris pertama dan kedua disebut dengan sampiran dan baris ketiga dan keempat disebut dengan isi.

Ciri-Ciri Pantun
Berikut adalah beberapa ciri-ciri pantun dan penjelasannya meliputi aspek baris/larik, suku kata, sampiran, isi dan rima/sajak.

Terdiri dari 4 baris/larik
Satu baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
Baris pertama dan kedua pantun adalah sampiran
Baris ketiga dan keempat pantun adalah isi
Memiliki sajak/rima dengan pola a-b-a-b atau a-a-a-a
Demikianlah pembahasan mengenai pengertian pantun beserta penjelasan dan ciri-cirinya terlengkap. Arti pantun secara umum adalah salah satu bentuk puisi lama dengan kaidah dan struktur seperti terdiri dari 4 larik dan bersajak a-b-a-b.

ini beberapa Pantun Bahasa Lembak Lunggau (Bahasa Cul) yang di ambil dari Group Pantun Khas Lembak diantaranya yaitu:

_Toke kameleng
Toke konyet
Tahe maleng
Ngremet

Bejo bakreto on kbon ilo
Di ejo dak norot di ete dak ngo

Kulo kilo ngunde tali
Utuk ngebat deun keladi
Mamang bibik slmat pagi
Tehium sang hikak onga lom mandi

Vitamin Kalsium untuk gigi, terdapat dalam Zat Besi
Vitamin Kalsium, terdapat di dalam Bubur
Nga tahium sang sang hitu, kami Lum mandi
Kami tahium sang Hikak, nga bihe Dak Esu Obur

Kepalang nasi jedi bubur
Ka jedi nasi dak kan ade gi
Dk munkin ku dk esu obur
Awak la belagak gekkak karne ku edu mandi

Kalu nasi, La jedi bubur
tinggaL di tambah, teLo goreng
Kalu nga, dem esu Obur
Mbay gese ade warno koneng

Anak kodok di makan kepiting
Dari pada bedu mkan dak berokok
Lebih baik nga moting

sayur asam dalam mangkok
Kacang gotor masuk lam belobo
Alangkah kecang bibo guntur
Molot a masam lom berokok

Ular melingkar diatas pagar, talabar pocok tikar. Men col pakai R mejo.

ulo bebelit” Yem pocok kandang, tajelopo pocok tiko man dak pakai r asek ku

Buah rambuttan
Buah duku
Adex cantik jdi rebutan
Mbay kakak yang cemburu

Buah salak
Buah semangka
Adex yang gelak ngan kakak
Payu lah kite nikah

Ke ilo ku bejelan
Sampai ke ulu ku beredu
Ay dek name gune aa kite cewek
Mendiang an kita lansung ke penghulu

Tahuk ambas di pocuk atap
Ikan teri di dalam boloh
Pok ye andas Man ye alap
Nje ka wang ijek obo

Ayam Borik
Ayam Beronol
Wajah nya, menarik
Body nya, Bahenol

Ayam borik ayam barondol.klu nga belik ku ndak ngetol.

Ayam krondol makan tahok
Ekal homa tu masok

Masak sayur sambal kentang
Ikan asin ikan sepat
Jengan ndak onga betunang
Klu tunang nga lom bahunat

Kendule gulai perenggi
Labu campur teri
Kalu unga ndk bukti
Ku la edu hunat 2 kali

Makan Permen, Pakai Mistar
Dusun HaLing, Dusun Belitar
Ndak Ngamen, Dak yu Begitar
Ndak MaLing, Akut Akap Polisi

malam kak malam kemis temu tine lalu bakumis man di jingok mi tumis man di mekan lemak manis

Makan nasi gulai nya itik
anak pisang deon a koneng
Apriyani memang la santik
Tapi hayang takate renyeng.

Makan nasi nasi la koneng
Ade gulai ayam dlm pan
Apri yani mmng renyeng
Tapi dak lebih renyeng dri Amman

Betang Halak pinggir sungai Sehut
Betang Peho yam Palak Curup
Hape yang Gelak Mposting Kate Becahut
Admin toLong Keleho Wang tu Sang Grup

Ulat bulu umban nge beju
Tepakai getal gele
Kluu onga ndak bekuat nge ku
Tapi jengan benyak celake

Nyeroyuk ngambin bunang
Sak ngunde buah labu
Kaluu onga ndak betunang
Jengan lupe ngundang Aku

kemumu di dalam semak,
jatuh melayang ke dlm beju
man ku kak la bedu mukak
terime kasih nia unga la ku ma ku

sangkan ke ulu ke sungai musi
Supaya mudah menumpang mandi
Janda muda lah gancang nganji
Dak pacak dak Barang seken masih mulus bodi

Burung perba burung kutilang
Hikok mane yang menang
Jengn ngeluh kalu nasib malang
Hape tau isuk ite bekal henang

burung ketilang terbang hiang
inggap tinggi pocuk kayu
mekak kite la idup henang
man ingat lahir dak ba beju,

Gulai paku capur beling
Teteguk deha gele
Onga mude jengan meliling
Sebab onga bekal tue

Jengan sak minyak nga tupa ditalam payang gi masih rebun deun
jengan sak ati nga susa pak imam bulan gi msih ngitung taun

Borong sarendit terbang cok paye
Borong perba makan pepaya
Kalu idop sedang sare
Begoyo berusahalah hape tau pacak jedi kaya

Ayam jego kene cocup
Sak nyotok cikmok dak belano
Awak ulas lah ngocup
Perangi dak le hanono

Borong kak borong lelen capak kok kak cari yg laen

Kepasar beli kain
Jengan lupe beli benang
Boleh jedi cari yang lain
Yang penting senang same senang

Kene cocop ayam lelabu
Otuk bekal gulai opor
Mijo dak ngocup kalu dang butu
Deine beruruk dak panjang omor

Ngelong ke rejang nyingok cewek Kohos
Man gektu gampang
Njok be acon ikos

Jalan jalan ke talang belalau
Naik ojek salah simpang
Kepala menunduk karena galau
Pengen curhat sama seseorang

Kedusun dusun belau
Nguwat wang ndak betunang
Jengan ndak obo galau
Alangkah senang ati lanang

Ade ayam dang bekokok
Tande ahai ndak hiang
Tine lanang dak hikok
Lanang ngocup silakan di buang

Alangkah manis manes madu
Tambah manis makan kodo
Cepak jeuuhh lanang buntu
Melan le ndak idop bodoh

Wellcome selamat datang
Good morning selamat pagi
Ulas a wang lanang la mulai detang
tine pe lanang lek yg dak tan agi

Kalu kayo hambil bepeker temu bila di bewa tanga kalu tine tula yg ndak bepeker ku terime apa adanya

Ngelong ka corop meli ketupat asek tanggong lajo ke bengkulu
Man asek adek ndak
Curhat ku tunggu yam chat pribadi ku

Siang siang makan ketupat pai Ndak di makan ketupat a besi dari pada onga gelak ngupat mendingan onga pergi mengaji

Gelisah ahai lah petang
Belik kepondok di gering tebing.
Ambek telesan mandi disiring
Kusangka bersih Nambah ngeresing

Menang nalo ji 4 ako
Nasep nek anang ndk bamotor
Di kate bodo lajo ndk mono
Di kate calak ndak ngupo ban hepor

Makan mangos pek gule
Ku au ku iyam bee

Itulah beberapa Contoh Pantun Bahasa Lembak Linggau ( Bahasa Cul)
Wasalam Wr…Wb…

Salam Penulis

Usman Alamsyah

Kesuksesan Bukan Mie Goreng Instan

Kesuksesan Bukan Mie Goreng

Mi Goreng instan adalah mi yang sudah dimasak terlebih dahulu dan dicampur dengan minyak, dan bisa dipersiapkan untuk konsumsi hanya dengan menambahkan air panas dan bumbu – bumbu yang sudah ada dalam paketnya.

Menurut Bapak Wijaya Kusuma”Seorang Penulis Buku Nasional,yang akrab di Sapa”Om Jay”
Tiga Cara Menjadi Kaya di Usia Muda
1.Terlahir dari Keluarga Kaya
2.Menikah/Kawin dengan anak Orang Kaya
3.Jadilah Orang Yang Kreatif dan Berkarakter

Pertama:
“Terlahir dari Keluarga Kaya”
Boleh di katakan Kaya karena Warisan Orang Tua,itupun Sebentar jika kita tidak Pandai untuk mengelolahnya.Karena Mudah mendapatkannya tanpa Perjuangan.

Kedua
“Menikah dengan anak orang Kaya”
Kita bisa kaya dengan menjadi Benalu atau Numpang dengan Kekayaan Mertua.
Ini bisa di Raih Namun Faktanya Kita Kurang di Hargai Istri,jika terjadi Pertengkaran dengan Istri harta kita Menjadi Buah Bibir Istri, Mertua,adik Ipar dan Kakak Ipar.

Ketiga
“Jadilah Orang Yang Kreatif dan Berkarakter”
Yang Ini Jika kita Kaya Melalui Point 3 ini,Titik Kepuasannya beda

Bapak Wijaya Kusuma seorang guru blogger Indonesia dan penulis buku nasional yang mempunyai Sejuta pengalaman , banyak pendapat dan teori beliau membuat saya terinspirasi karena beliau bercerita bahwa pertama kali menulis buku beliau hanyalah seorang guru honorer yang gajinya tidak sampai Rp500.000 dengan menulis beliau mendapat penghasilan atau royalti dari penerbit dengan nominal yang menggiurkan sampai-sampai beliau mendapat penghargaan Mendapat laptop kemudian bisa membeli mobil dari royalti menulis buku dan menjadi narasumber sehingga beliau mendapat penghasilan Ratusan Juta pertahun

Jika ingin menjadi orang sukses perlu pengorbanan, perjuangan dan kesabaran. Hanya Mie yang instan tidak ada kata sukses dan berhasil bagi orang pemalas orang sukses hanya dimiliki oleh orang yang pantang menyerah bekerja keras dan tidak takut gagal

Pesan Wijaya Kusumah: Terus Perbaiki Naskahmu Sampai Diterima Penerbit Mayor

Wijaya Kusumah: Terus perbaiki sampai Penerbit Mayor Menerima

omjay-muda

Anda ingin menerbitkan buku? Sekarang ada banyak penerbit indie yang menawarkan jasa penerbitan. Kalau kita buka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penerbit indie berarti penerbit kecil, misalnya penulis yang menerbitkan hasil karyanya sendiri. Keberadaan penerbit indie memang bisa menjadi alternatif penerbitan buku selain penerbit mayor.

Hari Jum’at malam Sabtu, 7 Februari 2020, di Grup WA Belajar Menulis Gel.2, Pak Wijaya Kusumah berbagi pengalaman perjuangan menerbitkan buku. “Materi malam ini adalah kisah nyata yang saya alami ketika naskah buku yang saya susun ditolak penerbit mayor,” begitu Pak Wijaya Kusumah yang biasa disebut Om Jay ini mengawali penyampaian materi kedelapan.

Menurut Om Jay, memilih penerbit indie sebagai alternatif penerbitan ketika ditolak penerbit mayor juga ada kelemahannya. “Bukannya dapat uang tapi malah keluar uang,” jelas Om Jay. Memang ada beberapa penerbit indie yang siap melayani jasa penerbitan buku bukan dengan sistem royalti tapi lebih mirip seperti jasa percetakan buku (kadang termasuk desain sampul dan tata letak/layout), pengurusan ISBN, dan kadang ditambah jasa pemasaran online.

Om Jay lebih menyarankan ketika naskah buku yang kita tawarkan ke penerbit mayor ditolak, kita tidak boleh menyerah dan langsung lari ke penerbit indie. Om Jay mempunyai pengalaman yang inspiratif tentang perjuangan menerbitkan buku. Sewaktu menerbitkan buku Mengenal Penelitian Tindakan Kelas,

Waktu itu naskah buku Om Jay dan pak Dedi ditolak oleh sembilan penerbit karena penulisnya kami bukan dosen perguruan tinggi. Akan tetapi ternyata menurut Ibu Prof. Conny R. Semiawan naskah tersebut layak terbit. “Wijaya, setelah Ibu baca buku PTK kamu isinya bagus. Layak untuk diterbitkan. Hanya perlu ditambahkan gambar supaya lebih menarik,” begitulah kata mantan rektor IKIP Jakarta ini seperti diceritakan Om Jay.

Akhhirnya setelah buku tersebut diterbitkan oleh penerbit indeks dengan tambahan gambar karikatur sehingga lebih mudah dicerna oleh pembaca. “Alhamdulillah laku di pasaran. Kami banyak diundang menjadi pembicara dan nara sumber PTK,” cerita Om Jay dengan bahagia.

Royalti yang diterima Om Jay dari penerbitan buku PTK ini lumayan besar sehingga beliau bisa membeli iPad Apple baru. “Waktu itu belum banyak guru yang punya iPad Apple,” kenang Om Jay. “Jadi, sumber pendapatan kami kala itu dari tiga sumber. Pertama penjualan buku. Pembicara PTK dan royalti buku,” lanjutnya.

Jadi, pada materi pelatihan menulis yang kedelapan ini Om Jay ingin memberi semangat kepada para peserta dan kawan-kawan semua agar bila buku yang kita tawarkan, ditolak penerbit, kita tidak boleh patah semangat. “Perbaiki dan terus perbaiki sampai ada penerbit mayor yang menerima naskah buku Anda,” pesan Om Jay menyemangati.

Berbeda dengan menerbitkan buku secara indie, biasanya penulis tidak perlu membayar biaya layout, desain sampul, pengurusan ISBN, bila buku kita diterima oleh penerbit mayor

Demikian rangkuman materi kedelapan belajar menulis bersama omjay di gelombang kedua. Semoga menginspirasi dan bermanfaat untuk pembaca.

Itulah Cerita Om Jay

Kesimpulan : Boleh di Katakan Kesuksesan Karena terlahir dari Keluarga Kaya dan Menikah dengan anak Orang Kaya
Itu Instan yang Hasilnya tanpa Kepuasan.Karena Kebanyakan menjadi Pemalas.

Semangat Anak-anak Rejang Lebong

Hasil Lomba Kompetisi Sains Nasional Tingkat Kabupaten Rejang Lebong
Mate-matika
A.juara 1:Novelya SDN 92 RL
B.Juara 2 : Rani Fajaria SDN 41 RL.
C. juara 3 : Juvita SDN 47 RL

Ilmu Pengetahuan Alam
A.Juara.1 :Damar SDN 2 Rejang Lebong
B.juara 2 : Zee Zee.a
SDN 57 RL
C.Juara 3 : Laura SDN 1 RL

Semoga Bisa ke tingkat Provinsi Bengkulu dan Tingkat Nasional

belajar, mendorongmu meraih mimpiKata-kata ini setidaknya mampu meresap dalam hati sanubarimu, kemudian mampu memberikan suntikan baru agar semangat kembali membara. Nur Luthfiana Hardian

Setiap manusia ingin jadi orang sukses. Hampir setiap orang punya cita-cita yang ingin diraih. Langkah pertama yang bisa ditempuh adalah belajar. Meraih prestasi dan nilai tinggi merupakan salah satu modal jadi orang sukses. Tak menutup kemungkinan nilai bukanlah segalanya, namun dengan belajar wawasanmu akan terbuka luas. Jangan pernah menyerah dengan keadaan apapun yang terjadi.

Keluarlah dari zona nyaman, majulah untuk meraih mimpi indahmu. Sebab setiap orang berhak punya impian. Sedangkan mimpi itu tidak bisa diraih dengan instan. Butuh perjuangan ekstra untuk bisa meraihnya. Bahkan terkadang butuh pengorbanan saat memperjuangkan mimpi. Coba bandingkan dengan orang yang sama sekali tidak punya mimpi, mereka hanya duduk, tidur, dan sibuk dengan dunianya sendiri. Seakan tak ada harapan dan bingung arah tujuan. Seolah mereka cepat puas dengan apa yang sudah didapat.

Ada kalanya rasa lelah saat proses belajar melanda. Semua itu lumrah adanya. Rasa kantuk, malas, dan lebih tertarik dengan hal-hal lain, manusiawi namanya. Kamu bisa bercerita pada orangtua mengenai permasalahan dan keluh kesahmu, karena orangtua adalah guru pertama dari seorang anak.

Pembuatan Soal Ujian Sekolah

Rabu 18 Maret 2020
Pada hari ini kami membahas masalah Pembuatan soal Ujian Sekolah (US) di mana kami Ketua KKKS di 7 Kecamatan yaitu:
1.Ketua K3S Sindang Dataran

  1. Ketua K3S Sindang Kelingi
    3.Ketua K3S Binduriang 4.Ketua K3S Sindang Beliti Ulu
  2. Ketua K3S Padang Ulak Tanding
    6.Ketua K3S Sindang Beliti Ilir
    7.Ketua K3S Kota Padang

Soal mata pelajaran
yang kami buat yaitu:
1.Muatan Lokal
2.PJOK
3.SBDP

Kami membagi tiga kelompok :
a.Kelompok Pelajaran Muatan Lokal 7 Orang 1 Orang/Kecamatan
b.Kelompok Pelajaran PJOK 7 Orang 1 Orang/Kecamatan
c.Kelompok Pelajaran SBDP 7 Orang 1 Orang/Kecamatan

Soal dalam bentuk pilihan ganda karena keunggulan
A .mengukur berbagai jenjang kognitif
B .penskorannya muda, cepat, objektif, dan dapat mencakup ruang lingkup bahan / materi / PB yang lulus
C. Bentuk ini sangat tepat untuk ujian yang pesertanya sangat banyak atau yang sifatnya massal

Keterbatasan
a. Memerlukan waktu yang relatif lama untuk menulis soalnya B. Sulit membuat pengecoh yang homogen dan berfungsi C. Terdapat peluang untuk menebak kunci jawaban.
Pilihan ganda: soal yang jawabannya harus dipilih dari beberapa kemungkinan jawaban yang telah disediakan.

Terdiri dari pokok soal (steam) dan pilihan jawaban atau option: kunci jawaban dan pengecoh Ato distraktor.

Pilihan ganda
Dasar pertanyaan stimulus ~dijual sebidang tanah di Ciputat, luas 2 ha. Lokasi strategis dan baik untuk perkantoran hubungi telepon. 7403 3369.

Pokok soal (steam) ~ jenis iklan di atas adalah….(Tanda Elipsis)

Pilihan jawaban (option)~
A. Iklan permintaan (tanda option)
B. Iklan propaganda (tanda option)
C.Iklan Pengumuman(tanda option)
D.Iklan Penawaran *Kunci

Kaidah penulisan soal pilihan ganda

  1. Materi
  2. Konstruksi
  3. Bahasa

Kaidah penulisan soal pilihan ganda
MATERI

  1. Soal harus sesuai dengan indikator
  2. Pilihan jawaban harus homogen dan logis
  3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar KONTRUKSI
  4. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas
  5. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja
  6. Pokok soal jangan memberikan petunjuk ke arah jawaban yang benar
  7. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda
  8. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama
  9. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan,” semua pilihan jawaban di atas salah”,atau” semua pilihan jawaban di atas benar”
  10. Pilihan jawaban yang berbentuk angka harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka tersebut
  11. Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi
  12. Butir materi soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya BAHASA
  13. setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia
  14. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat
  15. Pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian
  16. Pemandu pembuatan soal oleh Bapak Subandi,M.TPd Bapak Supandi,M.TPd merupakan ketua k3s Kecamatan Sindang dataran Ia adalah salah satu kepala sekolah senior di tujuh Kecamatan UPT Padang Ulak Tanding dan pernah meraih Juara kepala sekolah berprestasi di tingkat kabupaten ,banyak ilmu yang dibagikan kepada guru-guru pembuat soal di tiga mata pelajaran yaitu muatan lokal, PJOK dan SBDP.
    Guru-guru sangat bersemangat dan adanya interaksi antara bapak Subandi dan guru pembuat soal hari ini ini hampir selesai tinggal dilanjutkan hari besok kemungkinan tinggal pengeditan lagi Salam hangat berjumpa lagi besok dalam melanjutkan pembuatan soal.